News

JXB Dorong Ruang Publik dan Industri Event Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif Jakarta Menuju Panggung Global


Corporate   2026-10-15   Download

Pengembangan ekonomi kreatif Jakarta membutuhkan lebih dari sekadar talenta dan ide kreatif. Ketersediaan ruang berekspresi, akses terhadap pasar, serta kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting untuk menghubungkan potensi lokal dengan peluang di tingkat global. Melihat kebutuhan tersebut, Jakarta Experience Board (JXB) mendorong optimalisasi ruang publik, pengembangan program kreatif, dan penguatan ekosistem industri event sebagai bagian dari upaya memperluas peluang ekonomi kreatif Jakarta.

Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam talkshow TVRI bertema “Menghubungkan Kreativitas Jakarta ke Panggung Global” yang diselenggarakan pada Kamis (15/10) di Studio 9 TVRI Stasiun DKI Jakarta. Direktur Utama JXB, Yunn Bali Mohammad Yusuf, hadir bersama Koordinator ICCN DKI Jakarta, Muhammad Furqon, serta Founder Filosofi Literasi sekaligus Co-Founder M Bloc, Handoko Hendroyono.

Dalam diskusi tersebut, JXB menyoroti pentingnya membangun ekosistem yang memungkinkan kreativitas tidak berhenti pada penciptaan karya, tetapi berkembang menjadi aktivitas ekonomi yang memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat.

“Jakarta memiliki potensi ekonomi kreatif yang besar, didukung oleh kekayaan budaya, talenta, serta beragam komunitas dengan karakter dan keunggulan masing-masing. Tantangannya adalah bagaimana menghubungkan potensi tersebut dengan ruang yang tepat, program yang relevan, dan akses pasar yang lebih luas. Di sinilah kolaborasi menjadi penting agar kreativitas dapat berkembang menjadi peluang usaha dan memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Yunn Bali Mohammad Yusuf, Direktur Utama JXB.

Menghubungkan Ruang, Kreativitas, dan Peluang Pasar

Sebagai BUMD DKI Jakarta yang bergerak di bidang pariwisata, perhotelan, pengelolaan properti, dan penyelenggaraan event, JXB memiliki sejumlah aset dan kapabilitas yang dapat dioptimalkan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem ekonomi kreatif.

Melalui JXSpace, JXB mengembangkan pemanfaatan ruang kreatif dan ruang publik sebagai wadah bagi komunitas, pelaku usaha, serta penyelenggara kegiatan untuk menghadirkan berbagai aktivitas yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Sementara itu, melalui JXLive, JXB menghadirkan program dan pengalaman berbasis event, mulai dari festival, pertunjukan musik, pameran, hingga berbagai kegiatan kreatif lainnya.

Kedua inisiatif tersebut memiliki peran yang saling melengkapi. JXSpace menyediakan ruang bagi kreativitas untuk tumbuh, sedangkan JXLive menghadirkan program yang mempertemukan karya, audiens, dan peluang kolaborasi. Dengan pendekatan ini, ruang dan event tidak hanya menjadi fasilitas atau aktivitas sesaat, tetapi juga dapat membuka peluang usaha bagi pelaku industri kreatif.

Pendekatan tersebut turut membuka kesempatan untuk mengintegrasikan ekosistem kreatif dengan lini bisnis JXB lainnya, termasuk perhotelan, kuliner, dan pengelolaan venue. Dengan demikian, sebuah kegiatan kreatif berpotensi memberikan dampak yang lebih luas, mulai dari meningkatkan kunjungan, mendorong transaksi, memperkenalkan produk lokal, hingga menciptakan peluang bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dari Potensi Lokal Menuju Daya Saing Global

Dalam konteks persaingan global, JXB memandang kekayaan budaya dan karakter lokal Jakarta sebagai modal penting untuk menciptakan produk serta pengalaman yang memiliki diferensiasi. Budaya Betawi, misalnya, dapat dikembangkan melalui pendekatan kreatif menjadi produk fesyen, kuliner, musik, desain, pertunjukan, hingga pengalaman wisata tematik yang memiliki nilai ekonomi.

Namun, pengembangan tersebut perlu diikuti dengan peningkatan kualitas produk, penguatan identitas, pemanfaatan teknologi digital, serta perlindungan kekayaan intelektual. Kreativitas juga perlu dihubungkan dengan strategi pemasaran dan pemahaman terhadap kebutuhan audiens agar produk lokal memiliki daya saing yang lebih kuat.

Bagi JXB, penguatan ekosistem ini membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas kreatif, pelaku usaha, penyelenggara event, serta mitra nasional dan internasional. Setiap pihak memiliki sumber daya dan kompetensi yang dapat saling melengkapi dalam memperluas akses terhadap ruang, pendanaan, promosi, distribusi, dan pasar.

JXB juga menilai bahwa pengembangan ekonomi kreatif perlu memperhatikan potensi dan karakteristik masing-masing wilayah di Jakarta. Pemetaan bersama pemerintah wilayah dan komunitas menjadi langkah penting untuk mengidentifikasi keunggulan lokal, kebutuhan pelaku usaha, serta peluang pasar yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

“Bagi JXB, peran kami adalah menghubungkan berbagai potensi tersebut agar dapat bertemu dalam sebuah ekosistem yang produktif. Melalui ruang, program, dan kolaborasi, kami ingin membuka lebih banyak kesempatan bagi pelaku kreatif untuk berkarya, memperluas jangkauan audiens, dan mengembangkan usahanya. Harapannya, potensi lokal Jakarta tidak hanya dikenal di kotanya sendiri, tetapi juga mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” tambah Yunn.

Memperkuat Posisi Jakarta sebagai Kota Global

Pengembangan ekonomi kreatif menjadi salah satu peluang bagi Jakarta untuk memperkuat daya tariknya sebagai kota global. Pengalaman kota tidak hanya dibentuk oleh infrastruktur, tetapi juga oleh aktivitas budaya, kreativitas masyarakat, serta kemampuan menghadirkan ruang interaksi yang bermakna bagi warga dan pengunjung.

Dalam konteks tersebut, JXB berupaya mengintegrasikan kapabilitas pengelolaan ruang, perhotelan, dan penyelenggaraan event untuk mendukung terciptanya pengalaman kota yang lebih beragam. Pendekatan ini sekaligus membuka ruang bagi pelaku kreatif untuk terlibat dalam pengembangan destinasi dan aktivitas yang memperkuat identitas Jakarta.

Partisipasi JXB dalam diskusi publik melalui TVRI menjadi bagian dari upaya memperluas dialog mengenai pengembangan ekonomi kreatif serta peran kolaborasi dalam membangun ekosistem yang kompetitif.

Melalui sinergi antara ruang, program, dan kemitraan, JXB mendorong agar kreativitas Jakarta dapat berkembang tidak hanya sebagai ekspresi budaya, tetapi juga sebagai kekuatan ekonomi yang menciptakan peluang, meningkatkan nilai tambah, dan memperkuat posisi Jakarta di panggung global.